Malaikat Munkar dan Nakir adalah termasuk dua diantara sepuluh malaikat yang wajib diketahui dan di imani. Kedua malaikat ini bertugas mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada para mayit yang baru saja dikuburkan.
SIFAT-SIFAT MEREKA.
Diriwayatkan dalam sebuah hadis, tatkala mayit dimasukkan ke dalam kubur, maka datanglah dua malaikat yang hitam-hitam, kedua matanya melorok, pandangannya menakutkan, suaranya seperti guntur yang menyambar, kedua taringnya boleh menggali bumi. Lalu keduanya datang kepada mayit sekitar kepalanya...sampai akhir hadis tersebut...
PERTANYAAN KUBUR.
Diantara hadis yang menyebutkan adanya pertanyaan kubur adalah terjemahannya seperti berikut : Dan sesungguhnya mayit itu akan mendengar bunyi kasut orang yang bertakziah, ketika mereka kembali dari menghadiri pemakaman. Lalu ia ditanya oleh malaikat :
Ertinya : Siapa Tuhan kamu? Apa agama kamu? dan siapa Nabi kamu.?
Jika mayat itu termasuk orang Islam maka ia akan menjawab :
Ertinya: Tuhanku Allah, agamaku Islam dan Nabiku Muhammad s.a.w.
MALAIKAT YANG MENDATANGI MAYAT SEBELUM MUNKAR DAN NAKIR DATANG.
Sebelum malaikat Munkar dan Nakir datang kedalam kubur orang yang baru dikebumikan, terlebih dahulu mayat itu di datangi oleh malaikat bernama "Ruman". Wajahnya bercahaya bagaikan matahari lalu ia duduk dan berkata kepada si mayit: "Tulislah semua yang pernah engkau lakukan, baik berupa kebajikan mahupun yang berupa kejahatan."
Lalu simayit berkata: "Dengan apa aku menulis, mana qalamku?, apa dakwat/tintaku?"
Maka malaikat itu berkata: "Hendaklah engkau jadikan air liur engkau sebagai tinta dan jari engkau sebagai qalam."
Lalu mayat itu berkata: "Apa yang akan aku tuliskan sedang aku tidak punya buku?"
Lalu malaikat itu memotong sebahagian dari kain kafan mayit itu kemudian memberikannya kepada si mayit. Malikat itu kemudian berkata: "Inilah buku engkau, maka sekarang tulislah!"
Kemudian si mayit pun menulis segala perbuatannya yang berbentuk kebaikan dengan lancar dan senang hati. Namun ketika sampai pada penulisan tentang perbuatan jahatnya, ia merasa enggan dan malu lalu berhenti menulisnya.
Maka malaikat yang ditugaskan itu berkata: "Hai orang yang bersalah! mengapa engkau tidak malu kepada Tuhan yang menciptakan kamu sewaktu kamu mengerjakan kejahatan didunia? padahal hari ini engkau malu kepadaku?" Lalu malaikat itu mengambil besi dan dipukulkan kepada si mayit.
Maka si mayit itu berkata: "Bebaskan aku sehingga aku menulisnya." Lalu si Mayit menulis segala perbuatan jahatnya semasa didunia. Kemudian si mayit diperintahkan menggulung dan menyetempel. Setelah digulung, si mayat berkata: "Dengan apa aku mengecopnya padahal padaku tidak ada setempel,"
Maka malaikat berkata: "Setempellah dengan kuku engkau." Sesudah selesai lalu dikalungkangkan semua catatan itu pada si mayit sampai hari kiamat. Sesudah itu masuklah malaikat Munkar dan Nakir ke dalam kubur si mayit untuk pertanyaan seterusnya.
Malaikat Izrail as. di ciptakan oleh Allah dalam bentuk yang serupa dengan Malaikat Mikail as. Baik wajahnya, lisannya, sayapnya, besarnya dan kekuatannyan, semuanya tidak kurang dan tidak lebih. Ia hidup di suatu alam yang di bentengi dengan rahasia Allah. Benteng tersebut besarnya melebihi besar langit dan bumi.
Jika seumpama seluruh air lautan dan sungai di siramkan ke atas kepala Malaikat Izrail, maka tidak setitis pun yang jatuh kebumi. Ia di beri kemampuan yang luar biasa oleh Allah, sehingga arah barat dan timur boleh terjangkau oleh kedua tangannya sebagaimana keadaan seseorang yang menghadapi sebuah meja makan yang penuh dengan berbagai macam makanan yang siap untuk di makan.
Selain itu, ia memiliki kemampuan dan kebolehan untuk membolak balikkan dunia. Malaikat Izrail, selain di bentengi dengan beberapa lapis rahsia Tuhan, ia telah di ikat pula dengan sebanyak tujuh puluh rantai di mana panjang tiap-tiap rantai itu seperti perjalanan dengan jarak seribu tahun. Kerana tempatnya yang rahsia itu, sehingga tidak ada satu malaikat pun yang tahu tempat tinggalnya itu.
Demikian juga tentang suaranya, tiada satu pun malaikat yang pernah mendengarnya, baik yang jelas mahupun yang samar-samar.
Di sebutkan, ketika Allah Ta’ala menciptakan Al Maut dan menyerahkannya kepada Izrail, berkatalah Izrail : “Wahai Tuhanku, apakah Al Maut itu? Lalu Allah menyingkap rahsia Al Maut dan memerintahkan agar seluruh malaikat itu menyaksikannya.Maka setelah seluruh malaikat menyaksikan Al Maut itu, tersungkurlah semuanya dalam keadaan pengsan selama seribu tahun.
Setelah sedar dari pengsan, bertanyalah mereka : “Ya Tuhan kami, adakah makhluk yang lebih besar dari ini? Allah berfirman : Akulah yang menciptakannya dan Akulah yang lebih Agung darinya. Seluruh makhluk itu akan merasakan Al Maut itu.
Kemudian Allah berfirman : Hai Izrail, ambillah Al Maut itu dan Aku telah menyerahkannya kepadamu. Maka Izrail berkata : Ya Tuhanku, apa dayaku untuk mengambilnya sedangkan ia lebih agung dariku.Kemudian Allah memberikan kekuatan kepada Izrail sehingga Al Maut menetap di tangannya.
Setelah itu Al Maut berkata : Ya Tuhanku, izinkanlah aku untuk berseru d langit sekali sahaja. Maka setelah di izinkan, berserulah ia dengan suara yang amat keras: “Aku ini adalah Al Maut, tugasku sebagai pemisah orang yang saling cinta mencintai. Aku adalah Al Maut, tugasku memisahkan antara anak dan ibunya. Aku adalah Al Maut, tugasku memisahkan saudara laki-laki dan perempuan, Aku adalah Al Maut, tugasku menghancurkan bangunan, rumah dan gedung-gedung. Aku adalah Al Maut, tugasku meramaikan kuburan, aku adalah Al Maut, tugasku mencari dan mendatangi kamu semuanya. Walaupun kamu berada dalam lapis benteng yang amat kuat dan tiada satupun makhluk yang tidak merasakan kepedihanku.
Malaikat Izrail pernah bertanya : “Wahai Tuhanku, bilakah aku akan mencabut nyawa seseorang hamba? Dalam keadaan apa dan bagaimana aku mengambilnya? Firman Allah : Wahai Malaikat Izrail, ini adalah ilmu yang asing, siapapun tidak akan mengerti selain Aku. Akan tetapi, Aku memberitahumu mengenai kedatangan waktunya dan Aku memberikan tanda-tandanya kepadamu.
Di sebutkan bahawa, jika sudah tiba waktunya seseorang hamba itu meninggal dunia, maka ada beberapa malaikat yang datang kepada Izrail. Malaikat yang menjaga jiwa berkata: “Sudah habis masa si fulan dan si fulan….Malaikat yang menjaga rezeki dan amalnya berkata : Sudah habis rezeki dan amalnya.
Di sebutkan juga bahawa, Malaikat Mikail turun dengan membawa lembaran kepada Malaikat Izrail dari sisi Allah. Dalam lembaran itu tertulis nama orang yang di perintah untuk di cabut nyawanya, tempat pencabutannya, dan sebab-sebab ia mencabutnya.
Ka’bil Akhbar menerangkan bahawasanya Allah Ta’ala menciptakan sebuah pohon di bawah Arasy. Pohon itu mempunyai daun sebanyak bilangan makhluk. Maka ketika ajalnya seseorang itu telah tiba dan umurnya tinggal 40 hari, maka gugurlah daunnya dan jatuh di tempat Izrail, maka tahulah ia bahawasanya ia di perintahkan untuk mencabut nyawa seseorang yang berhak atas daun itu.
Dan setelah itu para malaikat menyebutnya ‘mayit hidup’ kerana ia masih mengalami kehidupan dunia selama 4o hari lagi.
Di sebutkan bahawa Abu Laits berkata : Sesungguhnya akan turun dari bawah Arasy dua titisan di atas nama pemiliknya. Salah satu dari titisan itu berwarna hijau sedang yang lain berwarna putih. Jika yang jatuh itu berwarna hijau, maka suatu petanda bahawa pemiliknya itu termasuk orang yang beruntung dan bahagia. Sedang untuk mengetahui di mana tempat ia akan meninggal, maka Allah memerintahkan malaikat untuk masuk ke dalam air mani yang berada di dalam rahim ibu dengan mencampur debu bumi yang ia akan mati di tempat itu. Maka berputar-putarlah ia kemana saja di kehendakinya. Tetapi kemudian akan kembali ke tempat asal debu itu dan matilah ia di tempat itu. Dan di atas demikian itulah Allah berfirman di dalam Al Quran : Ertinya : Katakanlah (Muhammad) : Sekiranya kamu berada di dalam rumah, nescaya orang-orang yang di takdirkan akan mati terbunuh di medan pertempuran itu keluar juga ke tempat mereka menghadapi kematian.
Dalam hal ini, ada sebuah cerita. Bahawasanya Malaikat Maut menampakkan diri pada zaman Nabi Sulaiman as. Tiba-tiba ia memandang pada seorang pemuda yang berada di sisi Nabi Sulaiman as. Ketika pemuda itu menyedari, maka timbul lah rasa gementar di hati pemuda itu. Setelah Malaikat Maut itu pergi (menghilang), timbullah keinginannya untuk pergi ke Negeri China.
Maka berkatalah pemuda itu kepada Nabi Sulaiman : “Wahai Sulaiman, aku mohon tuan menyuruh angin membawaku ke Negeri China. Maka Nabi Sulaiman pun memerintahkan angin untuk membawa pemuda itu ke Negeri China. Malaikat Maut pun datang lagi kepada Nabi Sulaiman dan Nabi Sulaiman pun bertanya apa sebabnya ia memandang kepada pemuda itu.
Maka jawab Malaikat Maut : Sesungguhnya aku di perintahkan mencabut nyawa pemuda itu pada hari itu di Negeri China, padahal aku melihat nya berada bersama tuan. Maka Nabi Sulaiman menceritakan tentang permintaan pemuda itu. Maka Malaikat Maut pun berkata : “Aku telah mencabut nyawanya pada hari itu di Negeri China.
Di ceritakan pula bahawa : ada seorang pemuda yang sentiasa berdoa :
Ertinya : Ya Allah, ampunilah aku dan bagi malaikat penjaga matahari.
Lalu malaikat penjaga matahari minta izin kepada Allah untuk berziarah kepada pemuda itu. Setelah di izinkan, lalu ia turun ke bumi. Maka berkatalah malaikat penjaga matahari itu : "Sesungguhnya engkau memperbanyakkan doa untuk ku, maka apakah sebenarnya hajatmu itu?" Pemuda itu menjawab : "Aku bermaksud agar engkau mahu membawaku ketempatmu, lalu aku bermaksud lagi agar engkau sudi menanyakan tentang ajalku kepada Malaikat Maut."
Maka di bawanya pemuda itu ketempat malaikat penjaga matahari, setelah tiba di sana, pemuda itu di suruh menempati tempat duduknya.
Kemudian malaikat penjaga matahari pergi ke tempat maut dan menceritakan tentang peristiwa yang dialami dan tentang keperluan pemuda itu. Setelah Malaikat Maut membuka dan meneliti nama pemuda itu, lalu Malaikat Maut berkata : “Waktunya masih jauh dan saudaramu itu memiliki kesopanan yang agung. Dan ia tidak akan meninggal sampai ia menduduki kursimu.
Malaikat matahari berkata : Ia sekarang telah duduk di kursiku. Maka Malaikat Maut menjawab: “Ia akan mati di sisi Rasul kita dan yang demikian itu mereka tidak mengetahuinya.
Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad s.a.w. bersabda : “Para binatang itu ajalnya berada di zikirnya, maka jika mereka meningalkan zikirnya maka Allah mencabut nyawanya. Dan telah di sebutkan pula bahawa Allah itu Maha berkuasa mencabut segala nyawa tetapi di sandarkan pencabutan itu kepada Malaikat Maut sebagaimana di sandarkan kematian seseorang itu dengan sebab terbunuh atau sakit.
Firman Allah Ta’ala :
Ertinya : Allah itu mencabut jiwa orang pada saat kematiannya dan membungkam jiwa orang yang belum mati pada waktu tidurnya. (Az-Zumar : 42) .
Ibnu Abbas ra. berkata “Sesungguhnya malaikat Israfil as. pernah memohon kepada Allah agar dikurniakan kekuatan yang boleh memikul tujuh langit dan tujuh bumi. Allah memperkenankannya.
Malaikat Israfil memohon lagi supaya Allah mengurniakannya boleh menguasai angin. Allah lalu memberinya. Ia lalu memohon lagi supaya diberi kekuatan mengangkat gunung dan diberi Allah akan permintaannya itu. Ia seterusnya memohon lagi supaya dapat menguasai semua binatang buas dan Allah memperkenankan permintaannya itu.
-->
BENTUK MALAIKAT ISRAFIL AS.
-->
·Ia berbulu mulai dari kepala hingga kedua telapak kakinya.
·Ia mempunyai banyak mulut dan lidah.
·Ia tertutup didalam beberapa dinding.
·Ia bertasbih dengan tiap-tiap lisan dengan seribu bahasa.
·Ia mempunyai tentera sebanyak seribu malaikat yang dijadikan darinya. Mereka itu adalah malaikat Muqarrabin (Yang dekat) dengan Allah swt.
·Malaikat yang bertugas sebagai penanggung Arasy yang mulia dicipta oleh Allah serupa dengan bentuk malaikat Israfil as.
-->
BESARNYA MALAIKAT ISRAFIL AS.
Jika seumpama seluruh air laut dan air sungai disiramkan keatas kepalanya maka tiada setitispun yang akan jatuh kebumi.
JUMLAH SAYAPNYA
Jumlah sayap malaikat Israfil itu ada empat.
·Yang pertama panjangnya sampai kearah barat
·Yang kedua sampai kearah timur
·Yang ketiga menutupi badannya
·Yang keempat menutupi kepalanya.
Muka malaikat Israfil as. Adalah berwarna kuning tua. Sebabnya adalah kerana getaran rasa takutnya kepada Allah . Dia sentiasa menunjukkan penglihatannya kearah Arasy kerana menunggu bilakah akan diperintahkan oleh Allah untuk ditiupkan sangkakala. Salah satu dari tiang Arasy berada diatas pundaknya . Setiap kali Allah memutuskan di Lauhil mahfudz, maka terbukalah dinding yang menghalanginya sehingga ia melihat segala keputusan yang ditetapkan oleh Allah.
-->
Menurut riwayat , bahawa Lauhil Mahfudz itu bergantungan dibawah Arasy, sedang Malaikat Israfil as. adalah satu-satunya yang paling hampir dengan Arasy tersebut.
-->
JARAK ANTARA ISRAFIL DENGAN ARASY
Disebutkan bahawa jarak antara tempat Malaikat Israfil as. dengan Arasy adalah sebanyak tujuh lapis dinding, sedangkan tebal setiap dinding kira-kira perjalanan lima ratus tahun. Adapun jarak antara Malaikat Jibril kita-kira tujuh puluh dinding. Jadi jarak antara Malaikat Jibril dengan Arasy adalah tujuh puluh tujuh lapis dinding.
SANGKAKALA (TROMPET) MALAIKAT ISRAFIL AS.
Disebutkan bahawa Malaikat Israfil itu sentiasa meletakkan mulutnya diatas tanduk seperti keadaan trompet. Disebutkan pula bahawa trompet Malaikat Israfil as. itu bercabang empat iaitu satu kearah barat dan timur, satu dibawah bumi, dan yang lebihnya bercabang kearah langit yang ketujuh.
Adapun lingkaran kepala trompet itu seperti lebarnya langit dan bumi. Didalamnya terdapat pintu-pintu sebanyak bilangan para arwah, sedang didalamnya lagi ada tujuh puluh rumah. Tiap-tiap rumah ditempati oleh para arwah. Diantaranya arwah para nabi menempati satu rumah, arwah para jin menempati satu rumah, arwah umat manusia menempati satu rumah, arwah para syaitan menempati satu rumah, arwah para binatang menempati satu tempat dan lain-lain sampai tujuh puluh macam.
Abu Hurarairah pernah bertanya kepada Nabi saw. tentang Trompet. Maka jawab Nabi saw. Trompet itu adalah sebuah tandok raksaksa yang terdiri dari cahaya. Besar tiap lingkaran dalam tanduk itu selebar langit dan bumi. Trompet itu akan ditiupnya tiga kali. Tiupan pertama membuatkan makhluk takut, tiupan kedua menyebabkan makhluk mati manakala tiupan kali ketiga untuk membangkitkan makhluk dari kubur/mati.
-->
TIUPAN PERTAMA
Jika Malaikat Israfil diperintahkan oleh Allah meniupkan tiupan pertama, maka terkejutlah, kerana takut segala yang di langit dan segala yang dibumi sebagaimana Firman Allah swt.
-->
Ertinya :
Dan ingatlah hari (ketika) ditiup sangkakala, maka terkejutlah (ketakutan) segala yang dilangit dan segala yang dibumi.
-->
Yakni matilah setiap makhluk yang dibumi dan dilangit kecuali yang dikehendaki Allah. Kemudian Allah menyuruh Malakul Maut mengambil nyawa malaikat Jibril, kemudian Mikail, Israfil dan Izrail lalu ia meninggal. Kemudian semua makhluk berada dialam barzah selama 40 tahun lamanya.
-->
Setelah empat puluh tahun berlalu, Allah mengirim angin yang pernah ditimpakan keatas kaum ‘Ad, untuk menyapu bersih segala apa yang terdapat diatas bumi, kemudian hujan selama empat puluh hari dan kembalilah tumbuh segala sesuatu seperti sedia kala.Lalu Allah menghidupkan kembali malaikat pendukung Arasy dan malaikat Israfil, Mikail, Izrail dan Jibril.
-->
TIUPAN YANG KEDUA
Kemudian Allah menyuruh Israfil untuk meniup kali yang kedua sebagaimana Firman Allah :-
-->
Ertinya :-
Kemudian, ditiupkan sekali lagi, lihatlah mereka berdiri menantikan.
-->
Yakni mereka berdiri atas kakinya menunggu kepada kebangkitan.
-->
TIUPAN YANG KETIGA
Kemudian Allah mengumpulkan para makhluk semuanya, jin, manusia dan binatang-binatang di padang Mahsyar kecuali malaikat sebagaimana Firman Allah swt seperti berikut :-
-->Ertinya :-
Iaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala, lalu kamu datang berkumpul berkelompok-kelompok.
Dan Firman Allah swt :-
-->
Ertinya :-
Dan ketika binatang-binatang liar dikumpulkan kemudian datanglah syaitan-syaitan yang durhaka
Dan sebagaimana Firman Allah swt :-
-->
Ertinya :-
Sebab itu, demi tuhan engkau, sesungguhnya mereka dan syaitan-syaitan akan kami kumpulkan, kami bawa mereka itu berlutut dikeliling neraka Jahannam.
-->
KEJADIAN-KEJADIAN DAHSYAT SETELAH TIUPAN YANG KETIGA
BERKUMPULNYA MANUSIA DI PADANG MAHSYAR
Di riwayatkan bahawa Rasulullah saw. bercucuran airmatanya hingga membasahi bajunya ketika ditanya oleh Muadz b. Jabal tentang maksud Firman Allah swt.
-->
Ertinya :-
Iaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok
-->
Lalu Rasulullah saw. Bersabda : “Engkau telah bertanya tentang sesuatu yang dahsyat. Umatku akan dikumpulkan serta dibangkitkan di hari kiamat dalam dua belas kelompok :-
-->
Kelompok pertama :-
Dibangkitkan dalam keadaan tanpa tangan dan kaki, lalu terdengar suara dari Tuhan. Mereka ini adalah orang yang sewaktu didunia dulu suka mengganggu jiran tetangganya, maka inilah balasannya dan neraka tempat kembalinya.
Ertinya :-
Dan tetangganya yang terikat kerabat dan tetangga asing
-->
Kelompok kedua :-
Dibangkitkan dalam keadaan berbentuk babi. Lalu terdengar suara dari Tuhan : Mereka ini adalah orang yang waktu didunia dulu selalu bermalas-malas melakukan sembahyang. Maka inilah balasannya dan neraka tempat kembalinya. Sepertimana Firman Allah swt:-
-->
Ertinya :-
Celakalah! Mereka yang mengerjakan sembahyang iaitu yang lalai dalam sembahyangnya.
-->
Kelompok Ketiga :-
Dibangkitkan dari kuburnya dalam keadaan besar perut seperti gunung. Didalamnya penuh dengan ular dan kala jengking. Lalu terdengar suara dari Tuhan: Mereka itu adalah orang yang sewaktu didunia dulu tidak mengeluarkan zakat . Maka inilah balasannya dan neraka tempat kembalinya. Sebagaimana Firman Allah swt.
-->
Ertinya :-
Dan mereka yang menimbun emas dan perak dan tidak menafkahkannya kepada jalan Allah
--> -->
Kelompok Keempat :-
Dibangkitkan dari kuburnya dalam keadaan mulutnya mengalir darah. Lalu terdengar suara dari Tuhan : Mereka ini adalah orang-orang yang berdagang dahulu suka berdusta. Maka inilah balasannya dan neraka tempat kembalinya. Sebagaimana Firman Allah swt.
Ertinya :-
Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harta yang sedikit.
-->
Kelompok Kelima :-
Dibangkitkan dari kuburnya dalam keadaan berbau busuk melebihi bangkai. Lalu terdengar suara dari Tuhan : Mereka ini adalah orang-orang yang sewaktu didunia dahulu suka berbuat maksiat dengan sembunyi-sembunyi kerana takut dilihat orang tetap tidak takut kepada Allah. Maka inilah balasannya dan nerakalah tempat kembalinya. Sebagaimana Firman Allah swt.
-->
Ertinya :-
Mereka bersembunyi dari manusia, tetapi mereka tidak bersembunyi dari Allah, padahal Allah beserta mereka.
-->
Kelompok Keenam :-
Dibangkitkan dari kubur dalam keadaan leher terputus. Lalu terdengar suara dari Tuhan : Mereka ini adalah orang-orang yang sewaktu didunia sering memberi kesaksian palsu. Maka inilah balasannya dan nerakalah tempat kembalinya. Sebagaimana Firman allah swt.
-->
Ertinya :-
Dan mereka memberi kesaksian palsu…..
-->
Kelompok Ketujuh:-
Dibangkitkan dari kubur dalam keadaan tanpa lidah sedang dari mulutnya mengalir nanah dan darah. Lalu terdengar suara dari Tuhan : Mereka ini adalah sewaktu didunia dulu menolak untuk memberi kesaksian benar. Maka inilah balasannya dan nerakalah tempat kembalinya. Sebagaimana Firman Allah swt.
-->
Ertinya :-
Dan janganlah kamu menyembunyikan kesaksian kerana siapa yang berbuat demikian berdosalah hatinya.
-->
Kelompok Kelapan :-
Dibangkitkan dari kubur dalam keadaan kepala kebawah sedang kakinya berada diatas kepala dan dari farajnya keluar nanah. Lalu terdengar suara dari Tuhan : Mereka adalah orang-orang yang waktu didunianya melakukan perzinaan sedang mereka mati belum bertaubat. Maka inilah balasannya dan nerakalah tempat kembalinya. Sebagaimana Firman Allah swt.
-->
Ertinya :-
Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya perbuatan zina itu adalah suatu perbuatan keji dan buruklah jalannya.
-->
Kelompok Kesembilan :-
Dibangkitkan dari kuburnya dalam keadaan hitam wajahnya sedang matanya biru dan perutnya penuh dengan api. Lalu terdengar suara dari Tuhan : Mereka ini adalah sewaktu didunia dulu memakan harta anak yatim dengan secara zalim sedang mereka mati belum bertaubat. Maka inilah balasannya dan nerakalah tempat kembalinya. Sebagaimana Firman Allah swt.
Ertinya :-
Sesungguhnya orang-orang memakan harta anak yatim secara zalim sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya.
Kelompok Kesepuluh :-
Dibangkitkan dari kuburnya dalam keadaan berpenyakit kusta dan sopak. Lalu terdengar suara dari Tuhan : Mereka adalah orang-orang yang sewaktu didunia dahulu menderhakai kedua orang tuanya sedang mereka mati belum bertaubat. Maka inilah balasannya dan nerakalah tempat kembalinya. Sebagaimana Firman Allah swt.
Ertinya :-
Dan berlaku baiklah terhadap kedua orang tua.
Kelompok Kesebelas:-
Dibangkitkan dari kuburnya dalam keadaan buta hati dan giginya seperti tanduk dan bibirnya bergelantungan sampai dada, lidahnya bergelantungan sampai perut, perutnya bergelantungan sampai pahanya sedang dari perutnya keluar kotoran. Lalu terdengar suara dari Tuhan : Mereka ini adalah orang-orang yang sewaktu didunia dahulu suka meminum arak sedang mereka mati belum bertaubat. Maka inilah balasannya dan kenerakalah tempat kembalinya. Sebagaimana Firman Allah swt.
Ertinya :-
Sesungguhnya meminum arak, berjudi, menyembah berhala, dan menenung nasib adalah perbuatan syaitan. Oleh itu hendaklah engkau menjauhi perbuatan-perbuatan itu.
Kelompok Kedua Belas :-
Dibangkitkan dari kuburnya dengan wajah yang berseri-seri (bercahaya) seperti bulan purnama. Mereka ini meniti titian Sirat seperti kilat yang menyambar. Lalu terdengar suara dari Tuhan : Mereka adalah orang-orang yang sewaktu didunianya rajin beramal soleh serta meninggalkan maksiat dan menjaga solat lima waktu dengan berjamaah. Mereka mati dalam keadaan bertaubat. Maka balasan/ganjaran mereka berupa syurga, pengampunan, rahmat dan nikmat. Dan kerana mereka ridha dengan apa yang diberikan Allah maka Allah pun ridha pula terhadap mereka. Sebagaimana Firman Allah swt.
Ertinya :-
Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan : Tuhan kami Allah, kemudian beristiqomah (meneguhkan pendirian-pendirian mereka tentang iman, melakukan kewajipan agama dan menjauhi larangan-laranganNya) maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan) : Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih. Dan bergembiralah kamu dengan syurga yang telah dijanjikan oleh Allah kepadamu.